Tags

,

(Sambungan)

وقد صنف في فضل تلاوته جماعة من اﻷماثل واﻷعلام، كتبا معروفة عند أولي النهى والأحلام؛

Dan telah ditulis mengenai keutamaan membaca Alquran oleh banyak ulama pilihan, kitab-kitab yang dikenal di kalangan cerdik cendekia;

لكن ضعفت الهمم عن حفظها، بل عن مطالعتها، فصار لا ينتفع بها إﻻ افراد من أولي الأفهام

Namun lemahnya kemauan untuk menghafal Alquran, apalagi menelaahnya, sehingga tidak ada yang mengambil manfaat darinya kecuali orang-orang dari kalangan yang memiliki pemahaman.

ورأيت أهل بلدتنا دمشق – حماها الله تعالى وصانها وسائر بلاد اﻹسلام – مكثرين من الاعتناء بتلاوة آلقرآن العزيز:

Dan saya melihat penduduk negeri kami, Damaskus -semoga Allah ta’ala melindungi dan memeliharanya dan juga negeri-negeri Islam lainnya- sangat besar perhatiannya kepada pembacaan Alquran yang perkasa:

تعلما وتعليما، وعرضا ودراسة، في جماعات وفرادى، مجتهدين في ذلك بالليالي واﻷيام

Mereka mengajarkan Alquran dan mempelajarinya, mendiskusikan dan mendarasnya, secara berkelompok maupun sendiri-sendiri, bersungguh-sungguh dalam melakukannya baik di siang hari maupun malam hari.

زادهم الله حرصا عليه، وعلى جميع أنواع الطاعات، مريدين وجه الله ذي الجلال واﻹكرام.

Semoga Allah menambahkan semangat mereka kepada hal itu, dan segenap cabang-cabang ketaatan yang semata-mata dalam rangka mengharapkan wajah Allah yang memiliki kemuliaan dan penghormatan.

فدعاني ذلك إلى جمع مختصر في آداب حملته، وأوصاف حفاظه وطلبته، فقد أوجب الله – سبحانه وتعالى – النصح لكتابه، ومن النصيحة له بيان آداب حملته وطلابه، وإرشادهم إليها، وتنبيههم عليها

Maka hal tersebut menarik perhatian saya untuk mengumpulkan rangkuman tentang adab-adab pengemban Alquran, dan menyifati para penghafal dan para pembelajarnya. Dan sesungguhnya Allah (subhanahu wata’ala) telah mewajibkan untuk memberi nasehat kepada kitab-Nya. Dan sebagian nasehat itu adalah menjelaskan adab-adab bagi pengemban yang mempelajarinya, memberi petunjuk kepadanya dan menegur kesalahannya.

وأوثر فيه اﻹختصر، وأحاذر التطويل واإكثار، وأقتصر في كل باب على طرف من أطرافيه 

Dan saya berusaha meyusun ringkasannya. Dan saya meninggalkan pembahasan yang panjang dan banyak. Saya meringkas pada setiap babnya berupa bagian paling penting dari hal-hal yang penting.

وأرمز من كل ضرب من آداب إلى بعض أصنافه، فلذلك أكثر ما أذكره بحذف أسانيد، وإن كانت أسانيد بحمدالله عندي من الحاضرة العتيدة

Dan saya menunjukkan untuk setiap bagian adab dari adab-adabnya secara ringkas. Oleh karena itu kebanyakan apa-apa yang disebutkan tanpa menyebut sanadnya walaupun sanad-sanadnya -dengan memuji Allah- tetap saya hafal,

فإن مقصودي التنبيه على أصل ذلك، واﻹشارة بما أذكره إلى ما حذفته مما هنالك. والسبب في إيشار اختصاره، إيشاري حفظه وكثرة الانتفاع به وانتشاره

Maka maksud saya untuk mengambil yang pokok-pokok tersebut, sebagai acuan dari apa yang disebutkan dengan menghapus sebagiannya. Adapun sebab-sebab peringkasan adalah untuk memudahkan dalam menghafal buku ini dan memperbanyak manfaat daripadanya serta kemudahan menyebarkannya.

(Bersambung, insya Allah)

Advertisements